PAD Disperkimhub Sumenep Lampaui Target, Realisasi Mencapai 106 Persen
Sumenep, moralika.com – Kinerja Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep cukup maksimal. Capaian pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2025 berhasil melampaui target yang ditentukan.
Sekretaris Disperkimhub Sumenep Agus Adi Hidayat mengungkapkan, target PAD 2025 di instansinya mencapai 4.218.500.000. Sedangkan, realisasi yang diperoleh menyentuh angka 4.507.919.125 alias 106,86 persen.
“Realisasi itu didapat dari pendapatan parkir berlangganan, retribusi penyeberangan dan kepelabuhanan,” sebutnya, Selasa (25/11/2025).

Menurut Agus, sumber PAD sektor perhubungan yang memiliki kontribusi cukup besar yaitu berasal jasa umum. Terutama dari retribusi parkir berlangganan yang nilainya mencapai Rp3,9 miliar.
“Khusus realisasi parkir berlangganan, kami bekerjasama dengan Samsat Sumenep,” jelasnya.
Selain itu, Disperkimhub Sumenep juga memiliki sumber PAD dari jasa usaha. Beberapa di antaranya seperti pelayanan kepelabuhanan dan penyeberangan air. Tahun ini, jasa usaha tersebut mampu mengumpulkan PAD sekitar Rp600 juta.
“Jadi, total realisasi PAD yang diperoleh tahun ini, mampu melampaui target hingga 106,86 persen,” ujarnya.

Agus menegaskan, instansinya terus berupaya memaksimalkan perolehan PAD dari berbagai sektor. Bahkan, dia berkomiten, pada tahun anggaran 2026 nanti, realisasi PAD bisa makin meningkat dibandingkan tahun ini.
“Target tahun depan pasti naik,” tegasnya.
Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri, mendorong eksekutif agar makin memaksimalkan sumber PAD dari berbagai sektor. Menurutnya, kreativitas tiap organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pemanfaatan potensi yang dimiliki, menjadi penentu utama untuk meningkatkan PAD.
“Harus dimaksimalkan dari semua sektor,” ucapnya.

Peningkatan target PAD di tiap OPD memang menjadi keharusan untuk dilakukan. Supaya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bisa mandiri dalam pengelolaan keuangan dan tida bergantung pada dana transfer pemerintah pusat.
“Bisa saja dana transfer dari pusat dikurangi lagi. Mau tidak mau, memang harus kreatif agar bisa meningkatkan PAD,” pungkasnya. (*/bus)
Join WhatsApp channel moralika.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya.
Gabung









