Sumenep, moralika.com – Seleksi pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep makin mengerucut. Teranyar, Panitia Seleksi (Pansel) telah mengumumkan tiga nama pendaftar yang lolos ke tahap penetapan.
Sebelumnya, terdapat 11 peserta yang menyetorkan berkas lamaran untuk merebut pengisian kursi jabatan Sekdakab Sumenep. Namun berdasar hasil seleksi administrasi, hanya tersisa delapan orang yang dinyatakan lolos. Hal itu dituangkan dalam surat pengumuman nomor 09/PANSEL.JPT PRATAMA–SMP/II/2026, tertanggal 3 Februari 2026. (baca : Delapan Kepala OPD Berebut Kursi Sekdakab Sumenep)
Setelah itu, berlanjut ke tahap seleksi kompetensi jabatan alias assesment yang dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur (Jatim) pada Rabu (04/02/2026). Tahapan ini, diikuti oleh tujuh peserta dari delapan pelamar yang lolos seleksi administrasi. Sedangkan satu peserta di antaranya, yaitu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto, mengundurkan diri.
Enam Kepala OPD Lolos Assesment
Seleksi assesment calon Sekdakab Sumenep, memberlakukan tiga aspek penilaian. Beberapa di antaranya meliputi penilaian kompetensi manajerial, sosial kultural dan potensi kepemimpinan strategis.
Mengenai tahap ini, terdapat enam pelamar yang dinyatakan lolos seleksi. Pejabat dinas itu meliputi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep, R Abd Rahman Riadi. Kemudian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Agus Dwi Saputra.
Selanjutnya, peserta yang lolos assesment adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep, Achmad Dzulkarnain. Disusul setelahnya yaitu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid.
Keberuntungan yang sama juga berpihak pada Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya. Terakhir, peserta yang dinyatakan lolos tahap ini adalah Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Mohamad Iksan.
Kepala DPUTR Gagal Merebut Kursi Sekdakab Sumenep
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, Eri Susanto, menjadi salah satu dari tujuh pelamar jabatan Sekdakab Sumenep yang sempat masuk ke tahap seleksi assesment. Namun, keberuntungannya tidak berlangsung panjang.
Eri Susanto dinyatakan gugur pada tahap seleksi uji kompetensi dan potensi alias assesment. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman nomor 13/PANSEL.JPT PRATAMA–SMP/II/2026, tertanggal 5 Februari 2026.
Sedangkan, enam peserta lainnya yang dinyatakan lolos, kemudian melanjutkan proses seleksi ke tahap penulisan makalah dan tes wawancara. Tahapan ini dilaksanakan selama dua hari, dimulai Jumat sampai Sabtu (6-7/02/2026).
Tiga Pimpinan Dinas Bersaing Ketat
Berdasar hasil penilaian Pansel pada tahap seleksi penulisan makalah dan tes wawancara, terdapat tiga peserta yang dinyatakan memenuhi syarat (MS). Selanjutnya, mereka akan menjalani seleksi penetapan yang akan dilakukan langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Sedangkan, tiga pelamar lainnya, harus berakhir gugur di tahap ini karena tidak memenuhi syarat (TMS). Penilaian hasil seleksi tersebut, diumumkan secara resmi melalui surat nomor 20/PANSEL JPT PRATAMA-SMP/II/2026, tertanggal 18 Februari 2026.
Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masuk dalam daftar tiga besar calon Sekdakab Sumenep, meliputi Kepala DPMD Sumenep, Agus Dwi Saputra. Kemudian, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid dan terakhir Kepala Dinsos P3A Sumenep, R Abd Rahman Riadi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Benny Irawan menyampaikan, semua proses penilaian dilakukan secara ketat. Bahkan di samping itu, dipastikan mengacu pada ketentuan peraturan yang berlaku.
“Peserta yang dinyatakan lolos, telah memenuhi kriteria penilaian Pansel,” ungkapnya, Kamis (19/2/2026). (*/bus)







