Sumenep, moralika.com – PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) terus meningkatkan kualitas pelayanan terhadap nasabah. Perbankan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep itu, menyediakan kemudahan akses modal pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Saat ini, produk layanan keuangan tersebut tidak hanya bisa dirasakan oleh pelaku usaha di wilayah daratan. Masyarakat asal kepulauan yang memiliki semangat untuk membangun usaha, juga dapat dengan mudah mengakses manfaat produk pembiayaan modal tersebut.
Kepala BPRS Bhakti Sumekar Cabang Arjasa, Rahmat Hidayat, mengatakan produk pembiayaan modal bagi pelaku UMKM sudah tersedia untuk masyarakat di wilayah kerjanya. Kata dia, pinjaman kredit tersebut dirancang sengaja lebih mudah agar tidak menjadi beban bagi pelaku usaha kecil.
Menurut Rahmat, agenda sosialisasi terkait produk pembiayaan untuk UMKM sudah dimaksimalkan mulai awal tahun 2026. Melalui karyawannya, Kantor BPRS Bhakti Sumekar Cabang Arjasa menyebarkan selebaran brosur kepada sejumlah pedagang hingga ke pasar.
“Kami memperkenalkan produk Pembiayaan UKM Syariah dan berbagai produk unggulan lainnya,” ungkapnya, Senin (8/6/26).
Berdasarkan hasil kinerja lapangan, sosialisasi produk tersebut cukup diminati. Rahmat menyampaikan, ada banyak pedagang yang telah mengajukan pinjaman ke BPRS Bhakti Sumekar untuk modal usaha.
Perbankan pelat merah itu, menawarkan skema tabungan mingguan kepada nasabah sebagai solusi meringankan cicilan. Melalui dana tabungan tersebut, maka nasabah dapat menikmati membayar tanggungan angsuran modal pinjaman.
“Kalau tabungannya tidak cukup, maka nasabah bisa menambahkan,” ujarnya.
Strategi ini, lanjut Rahmat, bertujuan untuk meringankan beban cicilan nasabah setiap bulan. Tentunya, tanpa harus memberatkan biaya keberlangsungan usaha yang sudah dijalankan.
“Melalui tabungan ini, nasabah dapat memenuhi kewajiban cicilan tanpa harus mengambil uang hasil usaha dengan jumlah besar sekaligus tiap bulan,” terangnya.
Pelayanan yang dilakukan oleh perbankan berstatus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini, tidak hanya menunggu inisiatif nasabah. Sejauh ini, sudah ada petugas lapangan yang secara konsisten mendatangi pedagang untuk mengumpulkan tabungan atau bahkan setoran angsuran.
“Bagi nasabah yang ingin transaksi langsung di kantor, tetap kami layani. Sedangkan di lapangan, kami juga melakukan langkah jemput bola,” ujarnya.
PT BPRS Bhakti Sumekar tidak henti-hentinya berinovasi meningkatkan kualitas pelayanan terhadap nasabah. Tujuannya tidak lain adalah untuk semakin memberikan kemudahan. Meskipun demikian, proses pengajuan pinjaman oleh nasabah tetap dilakukan secara ketat sesuai prosedur.
“Kami memastikan setiap pembiayaan berjalan sesuai aturan demi menjaga kepercayaan dan kesehatan lembaga,” tutupnya. (*/bis)








