Moralika.com
Beranda Berita Dampak Evaluasi Kinerja, Bupati Sumenep Geser Puluhan Pejabat Pemerintah

Dampak Evaluasi Kinerja, Bupati Sumenep Geser Puluhan Pejabat Pemerintah

PENGUKUHAN: Prosesi pelantikan pejabat Pemkab Sumenep yang terkena penyegaran birokrasi di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (14/1/2026). (Moralika/Iqbal Fuadi Hasbuna)

Sumenep, moralika.com – Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menggeser 78 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Kebijakan tersebut dilakukan atas dasar hasil evaluasi kinerja, kompetensi, hingga kebutuhan optimalisasi tiap OPD.

Berdasar Surat Keputusan (SK) Bupati Sumenep, Nomor 800.1.3.3/23/204.3/2026, terdapat sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II yang dimutasi. SK tersebut ditetapkan per tanggal 13 Januari 2026.

Beberapa Pejabat eselon II yang terkena mutasi ini, salah satunya adalah Ferdiansyah Tetrajaya. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep. Sedangkan saat ini, dimutasi menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep.

Pejabat berikutnya yakni Agus Dwi Saputra. Sebelumnya dia menjabat Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep dan dimutasi menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep.

Mohamad Iksan, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep. Saat ini dia dimutasi ke jabatan baru sebagai Kepala Disdik Sumenep, menggantikan Agus Dwi Saputra.

Anwar Syahroni Yusuf juga terkena mutasi. Dia dipindahtugaskan dari Kepala DPMD Sumenep menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep. Sedangkan, Abd Rahman Riadi, dipindahtugaskan dari Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjadi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaa Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep.

Sementara itu, jabatan Kepala DPMPTSP Sumenep diisi oleh Heru Santoso. Sebelumnya, Heru menjabat sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker). Saat ini, Disnaker Sumenep dipimpin oleh Mustangin yang sebelumnya menjabat Kepala Dinsos P3A Sumenep.

Faruk Hanafi dipercaya memimpin Disbudporapar Sumenep. Dia pindah tugas dari jabatan lamanya sebagai Kepala Bapenda Sumenep. Terakhir, pejabat eselon II yang terkena mutasi adalah Benny Irawan.

Benny diamanahkan menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Sebelumnya, dia menjabat Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Sumenep.

Selain mutasi terhadap sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II, Pemkab Sumenep juga melakukan rotasi dan promosi jabatan kepada 69 pengawas eselon IV. Hal itu ditetapkan melalui SK Bupati Sumenep, Nomor 800.1.3.3/24/204.3/2026, yang juga tertanggal 13 Januari 2026.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepada para pejabat bersangkutan, dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep pada Rabu (14/1/2025).

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, penyegaran birokrasi memang penting untuk dilakukan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Sekaligus, menjadi langkah penyesuaian kebutuhan strategis pemerintah daerah.

“Melalui mutasi ini, diharapkan roda pemerintahan berjalan lebih efektif, responsif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Sumenep,” katanya.

Fauzi menegaskan, kebijakan mutasi tersebut tidak sembarang dilakukan. Menurutnya, hal demikian berdasar pada hasil evaluasi kinerja, kompetensi, dan kebutuhan tiap OPD.

Dia menekankan, masing-masing pejabat pemerintah yang dilantik harus bisa beradaptasi serta bekerja secara maksimal. Terutama, dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Selama enam bulan kedepan, kalau tidak ada kinerja baik, saya akan mutasi lagi,” tegasnya. (Ifh/bus)

Join WhatsApp channel moralika.com agar tidak ketinggalan berita terbaru lainnya.

Gabung
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan