Harga Naik dan Barang Langka, Warga Sumenep Keluhkan Ketersediaan LPG 3 Kilogram

Moralika

13 Apr 2026

KEBUTUHAN: Tabung gas LPG subsidi yang dikhususkan untuk masyarakat miskin. (Moralika/Pekanbaru.go.id)

Sumenep, moralika.com – Harga tabung gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Sumenep mengalami kenaikan signifikan. Lonjakan harga itu dikabarkan terjadi selama satu pekan terakhir.

Warga Desa Sawah Sumur, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Fauzi mengatakan, kenaikan harga tabung gas LPG 3 kilogram terjadi secara mendadak. Kondisi itu pun menuai keluhan dari warga karena dianggap sangat membebani kebutuhan rumah tangga.

“Kemarin Rp28 ribu dan sekarang sudah naik Rp30 ribu per tabung,” ungkapnya, Senin (13/04/2026).

Keluhan warga tidak berhenti sekadar pada persoalan lonjakan harga. Selain itu, ketersediaan stok tabung LPG 3 kilogram di tiap toko juga dikeluhkan. Pasalnya, jumlahnya sangat terbatas alias mulai terjadi kelangkaan.

“Kami agak kesulitan, karena cukup susah didapat,” ujarnya.

Warga Desa Pajenagger, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Ainul Yakin mengutarakan keluhan yang sama. Menurutnya, harga LPG 3 kilogram di toko pengecer sudah mencapai Rp30 ribu per tabung.

“Ini akan menambah beban pengeluaran rumah tangga,” katanya.

Kelangkaan hingga lonjakan harga tabung gas LPG 3 kilogram juga terjadi di wilayah daratan Kabupaten Sumenep. Namun, angka kenaikannya tidak terlalu signifikan. Salah satunya seperti di Kecamatan Kalianget yang sampai sekarang terpantau di harga Rp25 ribu per tabung.

Sementara itu, khusus di Kecamatan Gapura dan Manding, terpantau di harga Rp 21 ribu. Kemudian di Kecamatan Pragaan dan Rubaru, berada di harga Rp19-20 ribu.

Berbeda dengan kondisi harga di Kecamatan Talango, pantauan kenaikan harga di sana justru lumayan tinggi. Kisaran harnya berada di angka Rp25-27 ribu per biji. Padahal, pulau tersebut berjarak sangat dekat dengan Kecamatan Kalianget.

“Saya cukup kaget dengan kenaikan itu,” ungkap Windiana Sari, Warga Desa Padike, Kecamatan Talango.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, menjamin pasokan tabung gas memenuhi kebutuhan. Tidak terkecuali untuk pengiriman ke wilayah kepulauan.

“Nanti saya sampaikan ke Pertamina dan agen untuk mengutamakan pengguna dulu,” katanya.

Dia juga menegaskan, pihaknya akan menindak tegas oknum yang diduga memainkan harga. Menurutnya, praktik tersebut menyalahi hukum yang berlaku.

“Kalau ada oknum agen maupun sub-agen yang melanggar akan disanksi,” pungkasnya. (ifh/bus)

Author Image

Author

Moralika

Tinggalkan komentar

iklan affiliate