Proyek Rehabilitasi Pasar di Sumenep Mulai Digarap, Progresivitas Signifikan Baru Terlihat di Dua Pasar

Moralika

23 Jun 2026

PROYEK: Pekerja sedang melakukan pemasangan paving di Pasar Anom Baru Sumenep, Selasa (22/6). (Moralika/Moh Busri)

Sumenep, moralika.com – Program peningkatan fasilitas pasar tradisional di Kabupaten Sumenep mulai dilaksanakan. Sebanyak enam pasar masuk dalam daftar sasaran program rehabilitasi tahun ini.

Program tersebut dikelola Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep. Anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaannya mencapai Rp392,395 juta.

Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Sumenep, Idham Halil, mengatakan alokasi anggaran yang tersedia masih terbatas. Karena itu, perbaikan hanya difokuskan pada enam pasar.

Enam pasar yang menjadi sasaran program meliputi Pasar Anom Baru Sumenep, Pasar Rubaru, Pasar Manding, dan Pasar Pabrik. Selain itu, Pasar Gapura serta Pasar Kayu juga mendapat penanganan serupa.

Jenis pekerjaan yang dilakukan menyesuaikan kebutuhan masing-masing pasar. Mulai dari pemasangan paving, rehabilitasi bangunan, hingga perbaikan kantor dan fasilitas MCK.

Saat ini, progres pekerjaan paling terlihat di Pasar Anom dan Pasar Rubaru. Capaian pekerjaan fisik di dua pasar tersebut telah mendekati 60 persen.

“Kalau pasar yang lain, rata-rata masih tahap awal, tapi sudah mulai pengerjaan fisik semua,” ungkapnya.

Pengerjaan rehabilitasi pasar itu lebih banyak dilakukan pada malam hari. Langkah itu diambil untuk menjaga aktivitas perdagangan tetap berjalan normal.

Kata Idham, seluruh paket program tersebut mulai dilaksanakan pekerjaan fisik sekitar dua pekan lalu. Namun, progresivitas yang cukup signifikan baru terdapat di Pasar Anom Baru Sumenep dan Pasar Rubaru.

“Kami memberikan waktu pelaksanaan selama 75 hari untuk masing-masing paket pekerjaan,” imbuhnya.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari, meminta pelaksanaan program rehabilitas pasar tersebut dilakukan secara serius. Mengenai itu, dinas teknis pelaksana program didorong mengawasi secara ketat.

“Tiap program harus memberikan dampak nyata kepada masyarakat, makanya harus dilaksanakan secara serius,” pungkasnya. (*/bus)

Author Image

Author

Moralika

Leave a Comment