Sumenep, moralika.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meminta camat untuk mendukung penguatan organisasi kepramukaan. Langkah itu dapat dilakukan melalui pengaktifan kembali Kwartir Ranting (Kwaran) yang dinilai belum berjalan optimal.
Instruksi tersebut disampaikan Bupati Fauzi saat membuka acara Rakercab Gerakan Pramuka Kwarcab Sumenep 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Senin (22/6).
Rakercab dihadiri jajaran pimpinan dan andalan Kwarcab Sumenep. Hadir pula utusan Kwaran se-Sumenep dan unsur Gerakan Pramuka lainnya.
Bupati Fauzi mengatakan, Kwaran memiliki posisi penting dalam pembinaan anggota Pramuka. Keberadaannya menjadi ujung tombak pembentukan karakter generasi muda di tingkat kecamatan.
Karena itu, seluruh camat diminta memberi perhatian terhadap keberlangsungan Kwaran. Dukungan pemerintah kecamatan dinilai penting untuk menjaga aktivitas organisasi tetap berjalan.
“Para camat harus memberikan perhatian serius terhadap keberadaan dan keaktifan Kwartir Ranting,” tegasnya.
Pernyataan itu disampaikan sebagai langkah tindak lanjut atas hasil evaluasi Kwarda Jawa Timur. Pasalnya, tingkat keaktifan Kwaran di Kabupaten Sumenep masih rendah.
Kondisi saat ini hanya ada tujuh Kwaran yang tercatat aktif dari total sebanyak 27 Kwaran. Masing-masing Kwaran yang aktif itu tersebar di Kecamatan Lenteng, Batuputih, Masalembu, Dungkek, Kota Sumenep, Dasuk, serta Kalianget.
“Penguatan Kwartir Ranting sangat penting untuk menjaga keberlangsungan pembinaan Pramuka di daerah,” pungkasnya. (*/bus)








