Sumenep, moralika.com – Gerakan Pramuka Sumenep membuka peluang bagi anggotanya untuk menempuh pendidikan tinggi. Langkah itu diwujudkan melalui peluncuran program Beasiswa Kuliah, Senin (22/6).
Pengenalan program tersebut dilakukan saat acara Rakercab Kwarcab Sumenep di Aula DPMPTSP Kabupaten Sumenep. Agenda itu sekaligus memperkuat komitmen Pramuka Sumenep dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Pramuka Kwarcab Sumenep telah menjalin kerja sama strategis dengan tiga perguruan tinggi. Kesepakatan ditandai penandatanganan nota kesepahaman bersama masing-masing kampus.
Tiga perguruan tinggi yang terlibat yakni Universitas Wiraraja, Universitas PGRI Sumenep, dan Universitas Bahaudin Madura. Kolaborasi ini menjadi fondasi pelaksanaan program beasiswa bagi anggota Pramuka.
Melalui program tersebut, anggota Pramuka berkesempatan menempuh pendidikan hingga delapan semester. Bahkan hal itu juga diharapkan mampu mendorong lebih banyak generasi muda melanjutkan pendidikan tinggi.
Ketua Kwarcab Pramuka Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi, menyebut program tersebut sebagai komitmen nyata organisasi. Menurutnya, akses pendidikan harus terbuka bagi anggota yang ingin meningkatkan kapasitas diri.
“Kami harap kesempatan ini benar-benar dimanfaatkan oleh anggota Pramuka di Sumenep,” ujarnya.
Kerja sama dengan tiga kampus memastikan anggota memperoleh kesempatan belajar hingga delapan semester. Wahyu menilai program tersebut menjadi investasi penting bagi masa depan daerah.
“Peningkatan kualitas pendidikan akan melahirkan sumber daya manusia yang lebih kompetitif,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Pramuka Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mendukung penuh inovasi yang diluncurkan Kwarcab. Program itu dinilai selaras dengan arah pembangunan daerah saat ini.
Menurutnya, penguatan kualitas generasi muda harus menjadi agenda bersama berbagai pihak. Karena itu, sinergi organisasi kepemudaan dan pembangunan daerah perlu terus diperkuat.
“Inovasi ini sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah,” pungkasnya. (*/bus)








