Sumenep, moralika.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep mengajak para ayah mengantar anak ke sekolah. Gerakan itu diimbau agar dilakukan pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.
Kepala Disdik Sumenep, Mohamad Iksan, mengatakan kehadiran sosok ayah sangat bagi anak. Terutama sebagai motivasi pembentukan karakter dan pengembangan kecerdasan anak.
Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS) tidak sekadar didorong secara lisan. Imbauan itu bahkan dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 26 Tahun 2026.
“Kehadiran ayah mampu meningkatkan semangat belajar sejak hari pertama sekolah,” ungkap Iksan, Sabtu (11/7/2026).
Iksan menegaskan peran ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan keluarga. Ayah juga memiliki tanggung jawab membentuk karakter serta menjadi teladan bagi anak.
“Keterlibatan ayah sangat berdampak signifikan terhadap kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual anak,” katanya.
Momentum MPLS tahun ini juga diwarnai penguatan pelestarian budaya daerah. Seluruh sekolah diminta menggunakan bahasa Madura selama kegiatan MPLS berlangsung.
Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Bupati Sumenep Nomor 55 Tahun 2025 tentang Pelestarian Bahasa Daerah. Langkah itu menjadi upaya menjaga bahasa ibu di tengah perkembangan zaman.
“Langkah ini diambil sebagai upaya menumbuhkan kembali kecintaan generasi muda terhadap bahasa ibu,” jelasnya. (*/bus)








