Sumenep, moralika.com – Pemerataan kualitas pendidikan menjadi perhatian prioritas Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep. Tahun ini, perangkat daerah tersebut mencanangkan program peningkatan kapasitas tenaga pendidik hingga wilayah terpencil.
Kepala Disdik Sumenep, Mohamad Iksan, mengatakan program itu sebagai upaya pemerintah daerah dalam mendorong penguatan mutu pendidikan. Sasaran program tersebut tidak sebatas mengarah para lembaga pendidikan di wilayah daratan, tetapi menyeluruh hingga pelosok terpencil di kepulauan.
Kata Iksan, penguatan kualitas guru menjadi faktor utama untuk menjamin keberhasikan aktivitas pendidikan. Bahkan, hal itu juga yang akan menentukan kualitas kemampuan peserta didik.
Mengenai penguatan mutu pendidikan, menurut Iksan, tidak sekadar berfokus pada penyediaan sarana dan prasarana secara lengkap. Tetapi lebih dari itu, kualitas kompetensi hingga semangat guru, merupakan penentu paling penting dalam mendorong kemajuan pendidikan.
Mengacu pada hal tersebut, kemudian Iksan mencanangkan program pelatihan tenaga pendidik. Terutama, bagi yang belum pernah mengikuti pengembangan kompetensi. Langkah ini, bertujuan untuk menguatkan kualitas pembelajaran terhadap peserta didik secara merata.
“Program pelatihan ini untuk mengembangkan kapasitas kemampuan tenaga pendidik,” ungkapnya, Senin (15/6/26).
Penguatan kualitas pendidik, menjadi strategi awal untuk mendorong upaya pemerataan program pendidikan di seluruh wilayah. Iksan menganggap, makin baik kompetensi yang dimiliki oleh tiap guru akan memberikan dampak positif terhadap efektivitas pembelajaran di sekolah.
Bahkan, lanjut dia, penguatan kapasitas pendidik ini sangat diperlukan untuk semua sekolah. Tidak terkecuali untuk lembaga pendidikan di wilayah pinggiran kota atau bahkan di pelosok terpencil sekalipun.
“Kami akan memastikan seluruh peserta didik tetap memperoleh layanan pendidikan yang layak meskipun berada di daerah yang jauh dari pusat perkotaan,” tegasnya.
Tidak selesai sampai di situ, Disdik Sumenep juga mencanangkan penataan berbagai aspek pendidikan yang lain. Salah satunya seperti kualitas kepemimpinan di lingkungan sekolah hingga dukungan sarana dan prasarana.
“Tujuannya sama, yaitu meningkatkan mutu pendidikan agar dapat berjalan secara berkelanjutan,” ucapnya.
Pemerataan pendidikan, tidak berhenti sekadar menyediakan kesempatan bagi generasi bangsa untuk bisa bersekolah. Lebih penting dari itu, perlu dijamin kualitas pembelajaran yang diberikan kepada siswa tidak ada kesenjangan antara wilayah perkotaan dengan pelosok terpencil.
Karena itulah, maka pemerintah daerah segera melakukan percepatan pada sektor penguatan kapasitas pendidik. Sehingga, tiap sekolah dapat dipastikan mampu memberikan metode pembelajaran yang sama layak.
“Kami akan mulai dari guru dulu, mereka harus memiliki kemampuan dan kompetensi yang memadai serta semangat yang tinggi dalam mengajar,” pungkasnya. (*/bus)








