RSUDMA Sumenep Catat Kinerja Positif, Indikator Mutu Meningkat

Moralika

18 Jul 2026

PEJABAT PUBLIK: Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati. (Moralika/Istimewa)

Sumenep, moralika.com – RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep mencatat indikator mutu pelayanan melampaui 90 persen selama Semester I 2026. Capaian tersebut menjadi bukti penguatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan indikator mutu sangat penting untuk dipublikasikan. Hal demikian demi menunjukkan transparansi informasi kepada masyarakat.

“Data itu juga menjadi acuan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan secara berkelanjutan,” ungkapnya, Kamis (16/7).

Indikator mutu pelayanan RSUDMA Sumenep per Triwulan I 2026, menunjukkan angka sangat bagus. Kepatuhan penggunaan Formularium Nasional mencapai 95,28 persen. Sedangkan ketepatan pelaporan hasil laboratorium kritis tercatat sebesar 93,62 persen.

Kepatuhan jam visite dokter spesialis mencapai 87,45 persen. Kepatuhan edukasi pasien berada di angka 90,17 persen dan hand hygiene mencapai 96,34 persen.

Angka teranyar per Triwulan II 2026, kepatuhan penerapan Clinical Pathway di RSUDMA Sumenep mencapai 93,28 persen. Sedangkan kepatuhan pencegahan risiko pasien jatuh di ruang rawat inap tercatat 95,14 persen.

Kemudian untuk Kecepatan penanganan pengaduan masyarakat mencapai 89,76 persen. Tingkat keterisian tempat tidur mencapai 76,85 persen dengan rata-rata lama perawatan 5,32 hari.

Pelayanan farmasi mengalami peningkatan selama periode tersebut. Penyediaan obat racikan rata-rata berlangsung 18,45 menit dan obat nonracikan 26,32 menit. Ketepatan jadwal tindakan operasi mencapai 92,67 persen.

“Kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan,” katanya, Selasa (14/7/2026).

Dokter Erli menegaskan setiap capaian merupakan hasil kerja kolektif seluruh tenaga kesehatan. Indikator tersebut menjadi bukti komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami selalu berupaya menciptakan langkah terbaik menuju peningkatan mutu,” ujarnya.

Menurutnya, evaluasi indikator mutu akan terus dilakukan secara berkala di seluruh unit pelayanan. Hal itu bertujuan menjaga budaya mutu dan mendorong perbaikan berkesinambungan.

“Kami komitmen menghadirkan layanan yang aman dan bermutu,” pungkasnya. (*/bus)

Author Image

Author

Moralika

Leave a Comment